Senin, 05 Juni 2017

Bandingkan cinta kita dan para sahabat terhadap Rasulullah SAW


          Urwah bin Mas’ud Ats-tsaqafi- yang ketika itu masih musrik- Pernah berunding dengan Nabi pada waktu perjanjian Hudaibayah.Ia melihat pengagungan para sahabat terhadap beliau, dan tatkala ia kembali kepada kaum Quraisy ia berkata kepada mereka, “Wahai kaum quraisy, demi Allah aku pernah diutus kepada para raja,aku telah diutus kepada Kaisar (Heraklius),Kisra,dan Najasyi.Demi Allah, aku tidak pernah melihat seorang raja pu yang diagungkan oleh sahabatnya (anak buahnya) sebagaimana pengagungan para sahabat Muhammad kepada Muhammad.

          Demi Allah,tidaklah ia membuang dahaknya kecuali jatuh di telapak tangan dari para sahabatnya kemudian orang tersebut mengusapnya ke wajahnya dan kulit (tubuhnya).Jika ia memerintahkannya maka mereka segera melaksanakannya.Jika ia berwudhu maka mereka hampir saja saling berkelahi demi memperebutkan sisa wudhunya.Jika ia berbicara maka merekapun merendahkan suara mereka dan mereka tidak mapu mempertajam pandangan mereka kepadanya karena keagungannya.” (H.R. Al-Bukhari nomor 2731,2731).


          Hadist di atas menunjukkan betapa besar rasa cinta para sahabat kepada beliau.Hadist tersebut juga menjelaskan diantara kekhususan Rasulullah;bagaimana tubuh beliau penuh dengan berkah,rambut beliau,ludah beliau,ingus beliau,serta keringat beliau,sebagaimana dijelaskan dalam hadist.
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: